Tips Hidrasi Tubuh saat Ibadah Haji Tanpa Bolak-balik Kamar Mandi
SinPo.id - Banyak jemaah memilih mengurangi minum agar tidak sering bolak-balik ke kamar mandi saat pelaksanaan ibadah haji. Padahal di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi, menghidrasi tubuh sangat penting.
Tenaga Kesehatan Haji PPIH Daerah Kerja Bandara dr. Muhammad Fathi Banna Al Faruqi, menjelaskan mengurangi asupan cairan bukan solusi yang tepat.
“Merasa repot bolak-balik kamar mandi sangat dapat dipahami, karena bisa mengganggu kekhusyukan ibadah dan kelancaran tugas. Namun, mengurangi minum demi menghindari toilet adalah strategi yang berbahaya,” ujar Fathi, dalam keterangannya, Minggu, 17 Mei 2026.
Saat tubuh kekurangan cairan, kata Fathi, risiko yang muncul justru dapat menjadi serius.
“Saat tubuh kekurangan cairan, risikonya bisa fatal, mulai dari sulit fokus hingga kebingungan, nyeri kepala ringan sampai berat, lemas hingga pingsan,” katanya.
Untuk mengatasinya, Fathi menyarankan pola minum yang lebih teratur. Ia memperkenalkan teknik “dua teguk tiap 10 menit” sebagai cara efektif menjaga cairan tubuh tetap terpenuhi tanpa membuat seseorang sering ke toilet.
“Tubuh manusia punya batas kecepatan serap. Minum langsung banyak akan membuat tubuh cepat membuang air melalui pipis. Dengan minum sedikit tapi rutin, air diserap maksimal oleh sel tanpa membuat bolak-balik ke kamar mandi,” jelasnya.
Selain itu, Fathi mengingatkan jemaah tidak menunggu haus baru minum, selalu membawa botol air, dan menghindari air dingin yang dapat mematikan sinyal haus lebih awal. Minuman berkafein seperti teh dan kopi juga perlu diwaspadai karena bersifat diuretik.
“Teh dan kopi bersifat diuretik yang memaksa ginjal membuang cairan lebih cepat. Akibatnya, tubuh rugi karena cairan yang keluar lebih banyak daripada yang masuk, pipis makin banyak dan bolak-balik kamar mandi,” ujarnya.
Lebih jauh Fathi juga meminta jemaah haji memperhatikan warna urine. Warna urine dapat diartikan sebagai alarm awal dari tubuh.
“Jika urine mulai berwarna kuning, kuning tua bahkan kuning kemerahan, itu perintah darurat dari tubuh untuk segera minum. Jangan ditunda!” tegasnya.
Kunci hidrasi yang baik dan efektif ibarat amalan rutin. Meski sedikit namun konsisten.
“Minum sedikit secara rutin jauh lebih efektif mencukupi cairan tubuh daripada minum banyak sekaligus, namun berakhir hanya numpang lewat dan dibuang melalui pipis,” tutupnya.
