Libur Panjang, Kunjungan ke Ancol Tembus 73 Ribu Wisatawan
SinPo.id - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Ancol Taman Impian mencapai 73.325 orang dalam dua hari pertama libur panjang Kenaikan Isa Almasih. Pengelola memperkirakan angka kunjungan masih akan meningkat hingga akhir masa libur pada Ahad, 17 Mei 2026.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, Daniel Windriatmoko mengatakan lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak Rabu, 14 Mei 2026.
“Pada 14 Mei jumlah kunjungan mencapai 42.635 orang, sedangkan kemarin tercatat 30.690 pengunjung berwisata ke Ancol,” kata Daniel, Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurut Daniel, perusahaan menargetkan total 110 ribu kunjungan selama empat hari libur panjang. Mayoritas pengunjung berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten.
Dia menyebut kawasan pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan karena dinilai lebih ekonomis untuk rekreasi keluarga.
“Kawasan pantai tetap menjadi magnet utama dan destinasi favorit pengunjung karena harganya paling terjangkau untuk dinikmati bersama keluarga,” tuturnya.
Selain pantai, kata dia, wahana Dunia Fantasi dan Sea World Ancol juga ramai dikunjungi, terutama oleh wisatawan muda. Daniel menilai minat terhadap wahana permainan dan edukasi biota laut masih tinggi selama musim liburan.
"Untuk menarik kunjungan, Ancol menggelar program BioKids Color Day pada 16-17 Mei 2026," ungkap Daniel.
Daniel mengklaim, kegiatan itu sebagai bagian dari peringatan International Biodiversity Day sekaligus kampanye edukasi satwa seperti beruang madu, binturong, dan penyu.
Adapun pertunjukan BioKids Color Day digelar di Sea World Ancol pukul 11.15 WIB di area Amphitheater serta di Samudra Ancol pukul 14.00 WIB di Taman Rumput.
"Pengunjung juga dapat mengikuti kegiatan edukasi satwa di Jakarta Bird Land," ucap Daniel.
Menurut dia, pengelola turut menawarkan sejumlah paket promo selama periode libur, di antaranya Paket Bertiga untuk Dufan serta Paket Berlima untuk Sea World, Samudra, Atlantis, dan Jakarta Bird Land yang berlaku hingga 30 Mei 2026.
Daniel pun mengimbau pengunjung membeli tiket secara daring sebelum datang ke lokasi wisata. Ia juga meminta wisatawan memperhatikan kondisi cuaca dan menjaga kebersihan kawasan wisata.
“Kami meminta pengunjung mengikuti perkembangan cuaca dari kanal resmi BMKG, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tandasnya.

