Prabowo akan Resmikan Museum Marsinah serta Panen Raya Jagung Nasional di Jatim

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB
Presiden Prabowo saat hadiri pleno KTT ke-48 ASEAN. (Agus Priatna/BPMI Setpres/SinPo.id)
Presiden Prabowo saat hadiri pleno KTT ke-48 ASEAN. (Agus Priatna/BPMI Setpres/SinPo.id)

SinPo.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda nasional pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Provinsi Jawa Timur mulai dari peresmian Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk dan panen raya jagung kuartal II secara serentak di seluruh Polda dan Polres jajaran. Prabowo juga dijadwalkan menghadiri pengoperasionalan 166 SPPG di 18 provinsi serta peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan nasional.

Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menyampaikan Polri mendukung penuh berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan masyarakat melalui Satgas Pangan Polri.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan buruh Indonesia. Selain itu juga akan dilaksanakan panen raya jagung kuartal II secara serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia,” ujar Johnny dalam keterangannya.

Johnny menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor pertanian dan desa.

“Polri bersama stakeholder terkait mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Panen raya jagung kuartal II ini menjadi bukti sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Presiden juga dijadwalkan meresmikan pengoperasionalan serentak 166 SPPG di 18 provinsi serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan.

“Pengoperasionalan 166 SPPG di 18 provinsi dan pembangunan 10 gudang ketahanan pangan merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekosistem pangan nasional, memastikan distribusi berjalan optimal, serta meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan pangan ke depan,” jelasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI