Dishub DKI Ambil Alih Sementara Pengelolaan Parkir Blok M Square

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 14 Mei 2026 | 09:21 WIB
Dishub DKI Ambil Alih Sementara Pengelolaan Parkir Blok M Square (SinPo.id/dok. Beritajakarta)
Dishub DKI Ambil Alih Sementara Pengelolaan Parkir Blok M Square (SinPo.id/dok. Beritajakarta)

SinPo.id - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengambil alih sementara pengelolaan layanan parkir di kawasan Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan setelah operator parkir diketahui tidak lagi memiliki izin operasional.

Kepala Satuan Pelaksana Perparkiran Jakarta Selatan, Damanik mengatakan, langkah tersebut dilakukan pascapenyegelan lokasi parkir terkait persoalan administrasi operator.

"Setelah kami hentikan dan dilakukan penyegelan, pemerintah daerah hadir untuk melakukan pengelolaan sementara secara swakelola agar layanan kepada masyarakat berjalan lebih baik," ujarnya, dikutip Kamis, 14 Mei 2026.

Damanik menjelaskan, tarif parkir yang diberlakukan tetap mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) dan tidak mengalami perubahan.

Menurutnya, operator parkir sebelumnya merupakan perusahaan bernama Best Parking yang izin operasionalnya telah habis sejak tahun 2023. Kondisi tersebut dinilai berpotensi merugikan pengelola kawasan karena terdapat dokumen administrasi yang tidak dilengkapi.

"Terkait dugaan pungli oleh juru parkir liar di kawasan tersebut, kami terus melakukan pengawasan dan penertiban di lapangan," terangnya.

Untuk mencegah praktik pungutan liar, ia memastikan, Dishub DKI Jakarta juga telah memasang spanduk sosialisasi agar masyarakat hanya melakukan pembayaran parkir melalui sistem resmi di pintu keluar.

Lebih lanjut, Damanik mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan permintaan pembayaran parkir ganda atau pungutan di luar tarif resmi.

"Jika ada permintaan uang parkir dua kali, segera laporkan kepada petugas di sekitar dan jangan memberikan uang tambahan di luar tarif parkir resmi," tegasnya.

Ia menambahkan, keberadaan juru parkir liar di kawasan tersebut masih ditemukan. Untuk itu, penertiban akan terus dilakukan secara berkala.

"Mereka kadang bersembunyi dan berpindah-pindah saat ada petugas. Namun, kami tetap melakukan pengawasan dan penertiban," tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI