Bidik Milan Jadi Etalase Produk Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 13 Mei 2026 | 23:07 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama Duta  RI untuk Italia Junimart Girsang (Foto: SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama Duta  RI untuk Italia Junimart Girsang (Foto: SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka peluang kerja sama ekonomi kreatif dengan Kota Milan, Italia, untuk memperluas pasar produk lokal Jakarta ke Eropa. 

Langkah itu menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global menjelang usia ke-500 pada 2027.

Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan Rano dengan Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang di Milan, Senin sore waktu setempat, 11 Mei 2026.

“Tahun 2027 Jakarta akan genap berusia 500 tahun. Karena itu, dalam satu tahun ke depan Jakarta akan semakin agresif membangun kerja sama dengan kota-kota global, termasuk kota-kota penting di Italia,” kata Rano dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.

Dalam pertemuan itu, kata dia, Pemprov DKI menjajaki kolaborasi dengan Milan dan Roma di sektor fesyen, budaya, pariwisata, desain, hingga promosi produk kreatif Jakarta ke pasar internasional. 

"Milan dipilih karena dikenal sebagai salah satu pusat mode dan desain dunia bersama Paris, London, dan New York," tuturnya. 

Menurut Rano, Jakarta ingin membuka akses lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif, terutama subsektor fesyen, kriya, aksesori, dan produk budaya Betawi agar masuk ke jejaring promosi global.

“Jakarta punya banyak produk kreatif yang bagus. Ada fesyen, kuliner, kriya, aksesori, sampai produk budaya Betawi yang memiliki karakter kuat,” ujar Rano. 

Sebagai tindak lanjut awal, kata dia, produk ekonomi kreatif Jakarta akan dipamerkan di Galeri Indonesia Trade Promotion Center atau ITPC Milan sepanjang 1-30 Juni 2026. 

"Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju HUT ke-499 Kota Jakarta," ucap dia. 

Produk yang akan ditampilkan meliputi kebaya encim, batik Betawi, aksesori, kriya, ornamen ondel-ondel, hingga makanan ringan khas Betawi. Pemprov DKI menilai promosi di Milan penting untuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang tetap membawa identitas budaya lokal.

Sementara itu Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang mendukung langkah Pemprov DKI memperluas jejaring internasional melalui kerja sama dengan kota-kota strategis dunia. 

Menurut dia, Milan memiliki posisi penting dalam industri fesyen, desain, dan ekonomi kreatif Eropa.

“Milan adalah kota yang sangat strategis, terutama untuk fesyen, desain, dan ekonomi kreatif. Di sini kita juga memiliki ITPC Milan,” kata Junimart.

Dia mempersilakan produk-produk Jakarta dipromosikan lebih luas melalui fasilitas perdagangan Indonesia di Italia agar dapat menjangkau pasar Eropa.

Rano mengatakan keterlibatan Jakarta dalam berbagai forum kreatif internasional, termasuk promosi di Milan dan partisipasi pada ajang mode dunia, merupakan bagian dari strategi besar menjadikan Jakarta sebagai kota global berbasis budaya.

“Jakarta ingin menjadi kota global, tetapi tetap membawa jiwanya sendiri,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI