Pramono Klaim Harga Hewan Kurban di Jakarta Stabil Jelang Iduladha

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:54 WIB
Pedagang hewan kurban mengalami kenaikan 10 persen penjualan hewan kurban dari tahun lalu lebih ramai tahun ini (Ashar/SinPo.id)
Pedagang hewan kurban mengalami kenaikan 10 persen penjualan hewan kurban dari tahun lalu lebih ramai tahun ini (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan harga hewan kurban di Jakarta belum mengalami kenaikan menjelang Iduladha 1447 Hijriah. 

Pramono mengklaim pasokan hewan kurban masih terkendali hingga pertengahan Mei 2026.

“Untuk kurban, sampai hari ini, kami belum mendapatkan isu mengenai kenaikan. Jadi, harganya masih sesuai dengan yang ada,” kata Pramono, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut dia, stabilitas harga ditopang oleh persiapan pengadaan hewan kurban yang telah dilakukan sejak jauh hari oleh Perusahaan Umum Daerah Dharma Jaya.

Pramono berharap harga hewan kurban tetap terkendali hingga mendekati hari raya. 

“Mudah-mudahan, kurban di Jakarta tidak naik harganya. Kalau toh naik, tidak lebih dari inflasi,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan pemerintah daerah menekankan tata kelola kurban yang tertib, higienis, dan ramah lingkungan.

"Berbagai langkah strategis telah disiapkan agar pelaksanaan kurban berjalan optimal di seluruh wilayah Jakarta," ungkap Suharini. 

Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan langkah pengawasan pelaksanaan kurban di lapangan. 

Sebagai informasi, Perumda Dharma Jaya menetapkan target penyediaan 900 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta selama Idul Adha tahun ini.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI