Antisipasi Hantavirus, Legislator NasDem Dorong Pemerintah Sosialisasi Langsung ke Masyarakat

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 11 Mei 2026 | 12:31 WIB
Ilustrasi hantavirus yang menyebar melalui hewan pengerat (SinPo.id/dok. BBC)
Ilustrasi hantavirus yang menyebar melalui hewan pengerat (SinPo.id/dok. BBC)

SinPo.id - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mendorong pemerintah melakukan sosialisasi terkait Hantavirus secara langsung ke masyarakat. Langkah ini penting demi mengantisipasi risiko penularan virus tersebut.

"Kemenkes sudah on the track dalam memberikan informasi ke publik melalui sosialisasi Germas, namun memang harus dilakukan dengan turun langsung juga karena tidak semua masyarakat punya gadget yang memadai dan belum lagi masih banyak wilayah yang masih blank spot," kata Irma kepada wartawan, Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Ketua DPP NasDem ini merujuk data Kemenkes bahwa ditemukan sebanyak 17 kasus Hantavirus di Indonesia pada 2025 dan lima kasus pada 2026. Dia meminta masyarakat waspada meski temuan kasus masih relatif rendah.

"Meskipun ada temuan, risiko penularan ke publik secara luas dinilai relatif rendah oleh IDAI, namun tetap harus waspada," katanya.

Sebelumnya, penyebaran Hantavirus terjadi di kapal pesiar yang tengah berlayar di wilayah Argentina. Menyusul hal itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku sudah koordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Budi menyebutkan Kemenkes telah meminta pedoman penanganan dan deteksi dini dari WHO, tetapi penyebaran Hantavirus saat ini masih terkonsentrasi di kapal tersebut, belum menyebar ke mana-mana.

Budi mengakui Hantavirus adalah virus berbahaya sehingga pemerintah perlu menyiapkan penanganan dan deteksi dininya seperti saat pandemi Covid-19 menyerang.

"Ini kan virus yang lumayan berbahaya, yang kita lakukan kita mempersiapkan agar skriningnya kita punya apakah itu dalam bentuk rapid test kayak Covid-19 dulu maupun reagen-reagen yang digunakan di mesin PCR," kata Budi beberapa waktu lalu.

Budi meyakini mendeteksi Hantavirus akan lebih mudah karena Indonesia sudah mempunyai banyak mesin PCR. Dengan demikian, pemerintah bisa langsung cepat menangani jika terjadi penyebaran Hantavirus.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI