Iran Peringatkan Inggris: Kapal Perang di Selat Hormuz Akan Dibalas 'Respons Tegas'
SinPo.id - Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Inggris terkait rencana pengerahan kapal perang HMS Dragon ke kawasan Selat Hormuz. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menegaskan bahwa kehadiran kapal perang Inggris maupun Prancis di jalur vital tersebut akan dianggap sebagai eskalasi krisis dan akan dibalas dengan “respons tegas dan segera” oleh angkatan bersenjata Iran.
“Setiap pengerahan kapal penghancur ekstra-regional di sekitar Selat Hormuz, dengan dalih melindungi pelayaran, hanyalah bentuk eskalasi krisis,” tulis Gharibabadi di media sosial.
Latar Belakang
Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi pengiriman HMS Dragon ke Timur Tengah untuk kemungkinan bergabung dalam misi internasional menjaga keamanan pelayaran.
PM Inggris Sir Keir Starmer menyatakan misi tersebut hanya akan dijalankan setelah pertempuran di kawasan berakhir.
Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya menegaskan bahwa Paris tidak pernah mempertimbangkan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz, melainkan mendukung pengaturan keamanan maritim yang dikoordinasikan dengan Iran.
Konteks Perang
Sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada Februari 2026, Selat Hormuz – jalur yang dilalui 20% pasokan minyak dunia – menjadi titik krisis. Iran menutup jalur tersebut sebagai bentuk tekanan, sementara AS menerapkan blokade terhadap pelabuhan Iran.
Pada Minggu, Iran juga mengumumkan telah menyampaikan respons atas proposal damai AS melalui mediator Pakistan. Respons itu menekankan penghentian perang di semua front, termasuk Lebanon, serta menjamin keamanan pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz.
Reaksi Internasional
Donald Trump menuduh Iran “bermain-main” dengan negosiasi dan mengancam negara itu “tidak akan tertawa lagi”.
Qatar memperingatkan bahwa menjadikan Selat Hormuz sebagai “alat tekanan” hanya akan memperdalam krisis Teluk.
AS di PBB menegaskan garis merah: Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan tidak bisa menjadikan ekonomi dunia sebagai sandera.
