Iran Peringatkan Inggris-Prancis: Jangan Militerisasi Selat Hormuz

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 11 Mei 2026 | 03:20 WIB
Ilustrasi. Selat Hormuz. (SinPo.id/ABC)
Ilustrasi. Selat Hormuz. (SinPo.id/ABC)

SinPo.id -  Iran memperingatkan bahwa setiap upaya Inggris atau Prancis mengerahkan kapal perang ke Selat Hormuz akan dianggap sebagai bentuk “militerisasi” jalur vital tersebut dan bisa memicu respons langsung dari Teheran.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menegaskan bahwa keamanan maritim tidak bisa dicapai melalui “unjuk kekuatan militer”, terutama oleh pihak-pihak yang disebutnya “justru bagian dari masalah”. Ia menekankan bahwa Selat Hormuz adalah jalur sensitif kawasan, bukan “milik bersama kekuatan luar”.

Klarifikasi dari Prancis

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan dalam konferensi pers di Nairobi bahwa Paris “tidak pernah mempertimbangkan” pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa Prancis mendukung pengaturan keamanan maritim yang “dikoordinasikan dengan Iran”, bukan dengan konfrontasi militer.

Sebelumnya, angkatan bersenjata Prancis mengumumkan bahwa carrier strike group sedang bergerak menuju Laut Merah untuk persiapan misi defensif. Reuters mengaitkan langkah itu dengan inisiatif bersama Prancis-Inggris untuk mengamankan navigasi di Selat Hormuz.

Konteks Regional

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Ketegangan meningkat sejak perang AS-Israel dengan Iran pecah pada Februari 2026, yang membuat jalur ini beberapa kali ditutup dan menjadi titik krisis energi global.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI