BMKG: Siklon Tropis Hagupit Melemah, Waspada Gelombang Tinggi di Enam Wilayah Perairan
SinPo.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta merilis pembaruan terakhir terkait perkembangan Siklon Tropis Hagupit pada Minggu 10 Mei 2026.
Dalam pantauan terbaru pukul 07.00 WIB, siklon yang terbentuk dari Bibit Siklon 93W sejak 6 Mei lalu kini terdeteksi berada di Laut Filipina, tepat di sebelah utara Papua Barat, dengan intensitas yang mulai menurun.
BMKG memprediksi dalam 12 jam ke depan, kecepatan angin maksimum Hagupit akan melemah hingga berstatus Depresi Tropis dengan arah pergerakan menuju Barat-Barat Laut.
Meski pergerakan siklon menjauhi daratan Indonesia, dampak tidak langsung masih berpotensi terjadi. BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut setinggi 1,25–2,5 meter (Moderate Sea) yang diperkirakan berlangsung hingga Senin, 11 Mei 2026, pukul 07.00 WIB.
Wilayah Perairan Terdampak Gelombang Tinggi
Perairan Kepulauan Talaud
Laut Maluku bagian utara
Samudra Pasifik utara Maluku
Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
Samudra Pasifik utara Papua Barat
Samudra Pasifik utara Papua
BMKG mengimbau masyarakat pesisir utara Maluku dan Papua, khususnya nelayan serta operator transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca mendadak.
Untuk pembaruan lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG di tropicalcyclone.bmkg.go.id atau memantau akun media sosial resmi @InfoBMKG.
