Kemenhaj Minta Jemaah Kurangi Aktivitas Siang Hari

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 10 Mei 2026 | 22:20 WIB
Calon jamaah Haji tiba di Madinah (SinPo.id/Bakom RI)
Calon jamaah Haji tiba di Madinah (SinPo.id/Bakom RI)

SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI meminta jemaah Indonesia mengurangi aktivitas di luar hotel pada siang hari menjelang fase puncak ibadah haji. 

Imbauan itu disampaikan menyusul suhu udara di Makkah dan Madinah yang mencapai 44 derajat Celsius.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, mengatakan kondisi fisik jemaah menjadi faktor penting dalam menghadapi rangkaian puncak haji yang membutuhkan stamina dan kesiapan mental.

“Puncak haji membutuhkan kesiapan fisik yang baik, ketenangan mental, dan kemampuan mengatur aktivitas,” kata Ichsan dalam keterangannya, Minggu, 10 Mei 2026.

Karena itu, kata dia, pemerintah meminta jemaah tidak memaksakan diri melakukan kegiatan yang tidak mendesak, terutama di luar hotel pada siang hari. Menurut Ichsan, suhu di Kota Makkah dan Madinah saat ini berkisar antara 38 hingga 44 derajat Celsius.

Dia pun meminta jemaah menghemat tenaga dengan memprioritaskan ibadah wajib dan mengikuti arahan petugas selama berada di Tanah Suci. 

“Kurangi aktivitas yang berisiko menimbulkan kelelahan,” tutur dia. 

Ichay juga mengimbau jemaah menjaga asupan makanan dan cairan dengan memperbanyak minum air putih serta makan tepat waktu. Selain itu, jemaah diminta menggunakan alas kaki, membawa identitas diri, dan memakai pelindung seperti payung atau topi saat beraktivitas di luar ruangan.

Menurut Ichsan, jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan mereka yang memiliki penyakit penyerta perlu mendapat perhatian khusus. 

Dia pun meminta, kelompok itu aktif berkoordinasi dengan ketua regu, ketua rombongan, maupun petugas kesehatan apabila mengalami keluhan fisik.

“Jangan menunggu kondisi memburuk. Segera sampaikan keluhan kepada petugas agar dapat ditangani sejak awal,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI