Zulhas Targetkan Pemilahan Sampah Nasional Tuntas pada 2029

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:21 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. (SinPo.id/Antara)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. (SinPo.id/Antara)

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau kerap disapa Zulhas menargetkan sistem pemilahan sampah di berbagai sektor dapat berjalan penuh paling lambat 2029. 

Target itu disampaikan Zulhas dalam Deklarasi Gerakan Pilah Sampah yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, persoalan sampah menjadi salah satu hambatan dalam mewujudkan agenda swasembada pangan, energi, dan hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. 

Dia menyebut Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap penanganan sampah nasional.

“Sampai 2029, pemilahan sampah di kantor harus selesai di kantor, di pasar selesai di pasar, di restoran selesai di restoran, di toko selesai di toko, dan di mal selesai di mal,” kata Zulhas dalam sambutannya, Minggu, 10 Mei 2026.

Zulhas menilai sumber utama persoalan berada pada sampah rumah tangga. 

“Untuk masyarakat, kuncinya adalah memilah sampah,” ujarnya.

Dia juga mengatakan pemerintah telah menetapkan tarif tunggal untuk mempercepat proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL. 

"Kebijakan itu diambil untuk memangkas proses birokrasi yang selama ini dinilai menyulitkan pengembang proyek pengolahan sampah berbasis energi," ungkap Zulhas. 

Adapun dalam roadmap penanganan sampah yang dipaparkan pemerintah, terdapat 71 kota yang masuk prioritas penanganan darurat sampah, termasuk Jakarta. 

Zulhas mengungkapkan, pemerintah akan mendorong penggunaan teknologi insinerator dan waste to energy untuk mengurangi timbunan sampah di daerah-daerah tersebut.

“Tahun 2027 targetnya 50 persen. Pada Mei 2028, termasuk Bantar Gebang, insyaallah akan kita selesaikan,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI