Drone Hizbullah Lukai Perwira dan Tentara Israel di Lebanon Selatan
SinPo.id - Tentara Israel mengatakan, seorang perwira dan dua tentara terluka, salah satunya menderita luka serius, setelah sebuah drone yang diluncurkan oleh Hizbullah meledak di dekat pasukan yang beroperasi di Lebanon selatan.
"Satu tentara mengalami luka serius, sementara seorang perwira cadangan dan seorang tentara lainnya mengalami luka sedang akibat ledakan drone tersebut," kata tentara Israel, dilansir dari Anadolu, Minggu, 10 Mei 2026.
Hizbullah mengatakan telah melakukan beberapa operasi yang menargetkan kendaraan militer Israel, kumpulan pasukan, dan posisi di Lebanon selatan, selain mencegat sebuah drone Israel.
Menurut Hizbullah, serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon, dan serangan berkelanjutan terhadap kota-kota di selatan negara itu.
Karena meskipun gencatan senjata berlaku sejak 17 April, yang kemudian diperpanjang hingga pertengahan Mei, tentara Israel terus melakukan serangan harian di Lebanon dan baku tembak dengan Hizbullah.
Adapun serangan Israel terhadap Lebanon telah menewaskan lebih dari 2.700 orang, dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi. Bahkan Israel juga mempertahankan apa yang disebut zona penyangga di wilayah Lebanon.
