Gubernur DKI Ajak KAJ Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dan masyarakat mendukung gerakan pilah sampah yang akan mulai diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Ajakan itu disampaikan Pramono saat menghadiri Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman dalam rangka syukur 219 tahun Keuskupan Agung Jakarta di Paroki Katedral Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Syukur 219 Tahun Keuskupan Agung Jakarta dalam Menjaga Keutuhan Alam Ciptaan” itu dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar dan diikuti sekitar 3.500 peserta. Peserta terdiri atas umat paroki se-KAJ, tokoh agama, perwakilan penghayat kepercayaan, Forum Kerukunan Umat Beragama, instansi pemerintah, serta Kementerian Agama.

Rangkaian kegiatan meliputi jalan santai dan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian lingkungan dan penguatan kebersamaan lintas iman.

Pramono mengatakan gerakan menjaga lingkungan perlu dilakukan bersama melalui langkah sederhana, seperti penanaman pohon dan penerapan gaya hidup ramah lingkungan. 

“Kegiatan seperti ini penting sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan," tuturnya. 

"Gerakan penanaman pohon dan penerapan gaya hidup ramah lingkungan menjadi langkah sederhana, tetapi bermakna dalam merawat bumi,” sambung dia. 

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai gerakan pilah sampah saat pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta pada Ahad, 10 Mei 2026. 

Adapun rogram itu dijalankan berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 untuk mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang.

Dia menyebutkan TPST Bantargebang saat ini telah menampung lebih dari 55 juta ton sampah. Pemerintah daerah, kata dia, menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam menjalankan program tersebut.

Pramono meminta dukungan Keuskupan Agung Jakarta dan masyarakat untuk menyukseskan gerakan pilah sampah. 

“Pengelolaan sampah yang lebih baik akan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan kualitas hidup warga,” ujar Pramono. 

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengapresiasi peran Keuskupan Agung Jakarta dalam menjaga toleransi dan kerukunan di ibu kota. 

Menurut dia, suasana harmonis di lingkungan Katedral Jakarta mencerminkan kuatnya kebersamaan masyarakat Jakarta.

“Jakarta kini menjadi kota teraman kedua di ASEAN setelah Singapura. Hal itu tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat, termasuk Keuskupan Agung Jakarta, dalam menjaga toleransi dan keharmonisan sosial,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI