Hezbollah Klaim Serangan Pertama ke Israel Sejak Gencatan Senjata

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:48 WIB
Lebih dari 112 orang dilaporkan tewas dan 837 orang terluka akibat serangan Israel di Lebanon. (SinPo.id/Al Jazeera)
Lebih dari 112 orang dilaporkan tewas dan 837 orang terluka akibat serangan Israel di Lebanon. (SinPo.id/Al Jazeera)

SinPo.id - Kelompok Hezbollah mengaku melancarkan serangan ke sebuah pangkalan militer Israel di selatan Kota Nahariya, Jumat 8 Mei 2026. Serangan ini menjadi klaim pertama sejak gencatan senjata antara Israel dan Lebanon diberlakukan pertengahan April lalu.

Dalam pernyataan resminya, Hezbollah menyebut telah menembakkan “barrage of advanced missiles” ke arah pangkalan tersebut. Militer Israel mengatakan sempat mencegat satu peluncuran, sementara beberapa lainnya jatuh di area terbuka tanpa menimbulkan korban. Israel menuding Hezbollah melakukan “pelanggaran tambahan terhadap gencatan senjata.”

Sejak kesepakatan gencatan senjata diumumkan oleh AS pada 17 April, kedua pihak saling menuduh melanggar perjanjian. Truce itu sempat diperpanjang tiga pekan pada akhir April, namun insiden terbaru menunjukkan rapuhnya kesepakatan di tengah ketegangan kawasan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI