Legislator DKI Minta CFD Rasuna Said Dikaji Menyeluruh

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB
Kawasan Rasuna Said (SinPo.id/Dok. Beritajkarta)
Kawasan Rasuna Said (SinPo.id/Dok. Beritajkarta)

SinPo.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta Pemerintah Provinsi DKI tidak tergesa-gesa menerapkan car free day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said tanpa kajian menyeluruh. 

Menurut dia, pengaturan lalu lintas hingga pengendalian pedagang kaki lima harus dipastikan lebih dulu sebelum kebijakan dijalankan rutin.

“Saya mendukung rencana CFD Rasuna Said, tapi dukungan ini bukan cek kosong. Pemprov DKI harus menyiapkan kajian,” kata Kevin di Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.

Dia menilai kawasan Rasuna Said memiliki karakter berbeda dibanding koridor CFD lain di Jakarta karena menjadi pusat bisnis, diplomasi, dan perkantoran. Karena itu, kata dia, penerapan CFD memerlukan persiapan teknis yang lebih rinci.

Kevin menyebut sejumlah aspek yang perlu dikaji antara lain rekayasa lalu lintas, pengaturan transportasi publik, titik parkir resmi, sistem kebersihan, hingga pengendalian PKL. 

Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga diminta menyediakan fasilitas penunjang seperti toilet umum, posko kesehatan, jalur evakuasi, dan akses yang ramah bagi lansia, anak-anak, serta penyandang disabilitas.

Menurut dia, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah tidak boleh hanya bersifat administratif. 

“Harus jelas siapa melakukan apa, siapa bertanggung jawab, dan bagaimana evaluasinya,” ujar Kevin. 

Dia itu juga meminta Pemprov DKI menyusun standar operasional prosedur terpadu sebelum CFD diterapkan secara tetap. 

Kevin menilai simulasi perlu dilakukan untuk memetakan potensi kemacetan, titik kerumunan, parkir liar, hingga mekanisme pengaduan warga secara real time.

Kendati demikian, Kevin menilai pemilihan koridor H.R. Rasuna Said sebagai lokasi pencanangan HUT ke-499 Jakarta sekaligus rencana CFD baru merupakan gagasan yang positif. 

Kawasan tersebut, kata dia, mencerminkan wajah modern Jakarta sebagai pusat bisnis dan aktivitas warga.

“Kalau mau bicara Jakarta menuju kota global, kawasan ini memang salah satu etalasenya,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI