Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Haji Diimbau Jaga Kondisi Fisik
SinPo.id - Pemerintah mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk menyesuaikan aktivitas ibadah dengan kondisi fisik, menyusul tingginya suhu di Arab Saudi yang mencapai 38 hingga 40 derajat Celcius.
Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jemaah agar tetap optimal dalam menjalankan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Suci Annisa, mengatakan disiplin dalam menjaga kondisi tubuh menjadi kunci di tengah cuaca ekstrem.
“Dengan suhu di Madinah dan Mekah yang berkisar antara 38 hingga 40 derajat Celcius, kedisiplinan dalam menjaga kondisi fisik menjadi sangat penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah secara optimal,” kata dia dalam keterangan resmi, Rabu, 6 Mei 2026.
Suci juga mengimbau jemaah untuk mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan fisik serta menghindari kelelahan dengan istirahat yang cukup.
Selain itu, jemaah diminta memperbanyak konsumsi air guna mencegah dehidrasi, serta menggunakan pelindung diri seperti payung, topi, dan alas kaki yang nyaman.
Suci turut menekankan pentingnya respons cepat jika muncul keluhan kesehatan.
“Segera melaporkan kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan,” ucap dia.
Di sisi lain, pemerintah mendorong jemaah dan keluarga untuk aktif menggunakan aplikasi Kawal Haji sebagai kanal pelaporan apabila menemukan kendala selama penyelenggaraan ibadah.
"Aplikasi tersebut diharapkan mempercepat penanganan berbagai persoalan di lapangan," ujar Suci.
Lebih lanjut, Suci menyampaikan apresiasi kepada jemaah yang dinilai tertib mengikuti arahan petugas, serta kepada ketua regu, ketua rombongan, dan pembimbing KBIHU yang berperan dalam menjaga ketertiban.
Ia juga mengapresiasi kerja para petugas haji yang telah melayani dengan penuh dedikasi.
“Kolaborasi dan kepatuhan ini menjadi kunci utama kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” tandasnya.
