Gubernur DKI Tekankan Sinergi Komite dan Kepala Sekolah
SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pentingnya kolaborasi antara komite sekolah dan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Ibu Kota.
Penegasan itu disampaikan Pramono dalam kegiatan silaturahmi Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur di Aula Blok C, Kompleks Wali Kota Jakarta Timur, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurut Pramono, penguatan sektor pendidikan tidak bisa berjalan parsial di tingkat sekolah semata. Dia menilai perlu ada penyelarasan peran antara berbagai pihak, termasuk orang tua dan pemerintah daerah, agar kebijakan pendidikan lebih berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
“Peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan sekolah saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara kepala sekolah, komite sekolah, orang tua, dan pemerintah,” kata Pramono dalam keterangan resminya, Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam konteks ketidakpastian global, Pramono menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memprioritaskan pendidikan dan kesehatan sebagai layanan dasar.
Dia menilai dua sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di Jakarta.
“Pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama demi menjamin layanan dasar yang berkualitas bagi seluruh warga, khususnya anak-anak dan generasi muda,” tuturnya.
Pramono juga menyinggung sejumlah program yang telah dan akan dijalankan untuk menopang keberlanjutan pendidikan. Adapun program tersebut mencakup bantuan langsung kepada siswa hingga dukungan untuk jenjang pendidikan tinggi.
Dia menyebut penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta program pemutihan ijazah sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan.
Selain itu, kata Pramono, Pemprov DKI tengah merancang skema beasiswa melalui program LPDP khusus Jakarta yang akan disinergikan dengan LPDP pusat.
“Keberlanjutan program pendidikan menjadi bagian penting untuk menciptakan masa depan Jakarta yang lebih baik,” kata Pramono.
Di sisi lain, Pramono mendorong komite sekolah agar lebih aktif dalam mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.
Dia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Komite sekolah diharapkan dapat mendorong pembelajaran yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan,” ujar Pramono.
Pramono pun berharap sinergi yang dibangun melalui FKKS dapat memperkuat ekosistem pendidikan di Jakarta Timur.
"Sekolah harus menjadi ruang belajar yang inklusif, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik," tandasnya.
