UAE Intersep Rudal Iran, Fujairah Terbakar Akibat Serangan Drone
SinPo.id - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan sistem pertahanan udara berhasil mencegat tiga dari empat rudal Iran yang terdeteksi di atas perairan teritorial pada Senin 4 Mei 2026. Satu rudal lainnya jatuh ke laut.
Kementerian Pertahanan UEA menegaskan ledakan keras yang terdengar di sejumlah wilayah merupakan hasil operasi intersepsi. Otoritas juga melaporkan adanya aktivitas rudal dan drone secara bersamaan yang dikaitkan dengan Iran, dengan sistem pertahanan terus merespons ancaman udara.
Sementara itu, Kantor Media Pemerintah Fujairah melaporkan kebakaran terjadi di kawasan industri minyak Fujairah setelah serangan drone. Tim darurat segera dikerahkan untuk mengendalikan api, dan investigasi masih berlangsung.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Krisis dan Bencana UEA meminta warga di area terdampak tetap berada di dalam rumah dan mengikuti instruksi resmi selama operasi pertahanan udara berlangsung.
Insiden ini menambah eskalasi ketegangan di Teluk, menyusul laporan serangan Iran terhadap kapal terkait UEA di Selat Hormuz. Situasi semakin kompleks dengan peluncuran inisiatif maritim AS “Project Freedom” untuk mengamankan jalur energi global, yang ditolak Iran.
UEA juga dilaporkan memperkuat kerja sama keamanan dengan Israel, termasuk koordinasi pertahanan udara. Iran sebelumnya memperingatkan bahwa aliansi semacam itu dapat memicu aksi balasan terhadap negara-negara Teluk.
Sejak Februari, UEA telah melaporkan ratusan intersepsi rudal dan drone di tengah serangan berulang, menandai intensitas konfrontasi Iran-Gulf yang terus meningkat.
