Legislator: Keadilan Kualitas Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Laporan: Galuh Ratnatika
Minggu, 03 Mei 2026 | 08:36 WIB
Ilustrasi Guru wilayah 3T mengajar (SinPo.id/Kemendikdasmen)
Ilustrasi Guru wilayah 3T mengajar (SinPo.id/Kemendikdasmen)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, menegaskan keadilan dalam kualitas pendidikan harus menjadi prioritas utama, agar tidak ada ketimpangan bagi anak-anak di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). 

Menurutnya, anak-anak tidak boleh terhalang sekolah karena faktor ekonomi, lokasi geografis, maupun keterbatasan infrastruktur.

Ia pun memimta pemerintah memastikan ketersediaan listrik, jaringan internet, dan sarana pendukung lainnya secara adil dan merata di seluruh pelosok negeri, di tengah digitalisasi pendidikan dan ujian berbasis teknologi.

“Hari ini, kita diingatkan bahwa masa depan Indonesia ditentukan dari ruang-ruang belajar kita. Maka Negara harus hadir, kebijakan harus berpihak, dan kita semua harus bergotong royong memastikan pendidikan menjadi jalan kemajuan bagi semua,” kata MY Esti, dalam keterangan persnya, Minggu, 3 Mei 2026.

Pihaknya juga meminta pemerintah untuk mengelola anggaran 20 persen dari APBN/APBD dengan presisi tinggi dan benar-benar tepat sasaran, agar tidak hanya habis untuk belanja rutin.

"Pengalokasiannya harus benar-benar untuk sektor pendidikan yang sesungguhnya. Anggaran pendidikan yang besar tidak hanya habis untuk belanja rutin," tegasnya.

Esti menegaskan, nggaran wajib dialokasikan untuk memperbaiki gedung sekolah yang rusak, meningkatkan kompetensi guru, and secara khusus menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini tertinggal.

 “Wilayah 3T harus secara khusus mendapatkan perhatian baik untuk sarana prasarananya, akses dan juga untuk para tenaga pendidiknya,” katanya menambahkan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI