Pimpinan DPR Sebut Pemerintah Sudah Genggam Sebagian Saham Aplikator Ojol

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:56 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (SinPo.id/Tio)
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (SinPo.id/Tio)

SinPo.id - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pemerintah mulai masuk ke perusahaan aplikator ojek online dengan membeli sebagian saham melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Langkah itu akan diikuti penyesuaian kebijakan secara bertahap.

"Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator itu mengambil bagian saham," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026. 

Dasco melanjutkan, dengan  memegang saham, terbuka ruang bagi pemerintah untuk menyesuaikan berbagai kebijakan di sektor transportasi online, termasuk terkait besaran komisi yang selama ini menjadi keluhan pengemudi ojol. Namun, hal itu dilakukan secara berlahan. 

Aspal langkah pertama yang akan dilakukan adalah menurunkan biaya potongan aplikator. "Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator tadi di 20 atau 10 ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan," ujarnya.

Terkait status pengemudi ojol, Dasco mengatakan, opsi menjadi pekerja atau tetap mitra, masih dalam tahap simulasi. Ia memastikan organisasi driver ojol akan dilibatkan dalam pembahasan.

"Nah nanti itu juga tetap yang organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk karena pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator itu mengambil bagian saham," tutup Dasco.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI