Ekonom Surya Vandiantara: Buruh Tonggak Utama Perekonomian Indonesia

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB
Aliansi Buruh dan Aliansi Mahasiswa menggelar aksi demo menuntut untuk membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Ashar/SinPo.id)
Aliansi Buruh dan Aliansi Mahasiswa menggelar aksi demo menuntut untuk membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id -  Ekonom Dr. Surya Vandiantara menegaskan bahwa kontribusi buruh terhadap perekonomian Indonesia sangat besar, karena tanpa buruh tidak akan ada aktivitas produksi.

“Buruh merupakan tonggak utama dalam membangun perekonomian Indonesia. Tanpa kontribusi buruh, berbagai aktivitas produksi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tidak akan pernah tercapai,” ujar Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu itu.

Surya menilai perjuangan buruh telah mendorong lahirnya kebijakan penting seperti Upah Minimum Regional (UMR), Tunjangan Hari Raya (THR), serta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Menurutnya, setiap kenaikan UMR berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi karena pendapatan buruh terserap oleh pasar, terutama sektor UMKM.

Ia mengingatkan agar buruh tidak melakukan aksi anarkis dalam demonstrasi, termasuk pada momentum May Day 2026. “Keberhasilan perjuangan buruh harus diukur dari tingkat kesejahteraan yang dicapai, bukan dari aksi sabotase atau mogok kerja yang merusak iklim bisnis,” tegasnya.

Surya menekankan bahwa buruh adalah komponen vital dalam roda produksi, sehingga kesejahteraan mereka harus terus diperjuangkan dengan cara yang konstruktif dan berorientasi pada peningkatan ekonomi nasional.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI