Trump Tidak Senang dengan Proposal Perdamaian yang Diserahkan Iran ke Pakistan
SinPo.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya tidak senang dengan proposal yang diserahkan Iran kepada Pakistan sebagai upaya untuk mengakhiri konflik dan mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.
Pasalnya, tawaran terbaru Iran untuk menyelesaikan perang selama dua bulan melalui proposal tersebut, tidak menyebutkan atau menunda pembahasan terkait program nuklirnya. Namun Trump ingin masalah nuklir ditangani sejak awal.
"Iran baru saja memberi tahu kami bahwa mereka berada dalam 'Keadaan Runtuh'," jata Trump dalam unggahan di Truth Social.
"Mereka ingin kami 'Membuka Selat Hormuz' sesegera mungkin, karena mereka mencoba mencari solusi untuk situasi kepemimpinan mereka (yang saya yakini akan dapat mereka lakukan!)," imbuhnya.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti bagaimana Iran menyampaikan pesan terkait proposal perdamaian tersebut, dan tidak ada tanggapan langsung dari Teheran terhadap komentar terbaru Trump.
Sebelumnya, juru bicara militer Iran mengatakan kepada media pemerintah bahwa Republik Islam tidak menganggap perang telah berakhir, dan Iran masih memblokir semua aktivitas di Sekat Hormuz, kecuali kapal-kapal milik Iran.
