AS Blokir Jaringan Keuangan Rahasia Iran, Puluhan Individu dan Entitas Kena Sanksi
SinPo.id - Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan langkah tegas dengan menindak puluhan individu dan entitas yang terlibat dalam jaringan keuangan rahasia milik Iran.
Dalam pernyataan resmi pada Selasa waktu setempat, Washington menyebut langkah ini sebagai bagian dari kampanye “tekanan maksimum” terhadap Teheran di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebanyak 35 individu dan entitas menjadi target sanksi, termasuk jaringan perbankan yang diduga memfasilitasi aliran dana bernilai puluhan miliar dolar untuk membantu Iran menghindari sanksi internasional.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memutus sumber pendanaan rezim Iran.
“Dengan membongkar jalur keuangan ini, kami memperkuat kebijakan pemerintah dalam konflik dengan Iran dan menegaskan komitmen untuk memberikan tekanan maksimum,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa di tengah aliran dana besar tersebut, masyarakat Iran justru menghadapi kondisi ekonomi yang semakin memburuk.
Langkah ini diambil setelah meningkatnya ketegangan, termasuk serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikatdan Israel terhadap Iran pada Februari lalu, yang dilaporkan menewaskan sejumlah pemimpin penting Iran.
Meski tidak merinci total dana yang diblokir, Pigott menyebut bahwa aliran dana tersebut digunakan untuk mendukung kelompok-kelompok proksi Iran di berbagai wilayah Timur Tengah.
Pemerintah AS menegaskan akan terus menekan Iran dengan memutus akses terhadap sumber daya yang dinilai mengancam kepentingan Amerika dan stabilitas kawasan.

