Food Station Klaim Stok Beras Jakarta Masih Aman

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 28 April 2026 | 22:54 WIB
Ilustrasi pedagang pasar (SinPo.id/ Ashar)
Ilustrasi pedagang pasar (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda), menyatakan cadangan beras di ibu kota masih dalam kondisi aman di tengah kebutuhan masyarakat yang stabil.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Dodot Tri Widodo, mengatakan stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) tercatat puluhan ribu ton dan masih berada pada ambang aman untuk memenuhi konsumsi harian warga.

“Berdasarkan pencatatan kami, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang masih dalam level aman. Per 26 April 2026 mencapai 47.449 ton, dengan rata-rata beras yang masuk dan keluar per hari hingga 2.500 ton,” kata Dodot dalam keterangannya, Selasa, 28 April 2026.

Dia menuturkan, ketersediaan tersebut tidak hanya ditopang oleh stok di gudang, tetapi juga kelancaran distribusi dari daerah produsen yang telah bekerja sama dengan Food Station. Upaya ini, menurut dia, menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan di Jakarta.

Selain menjaga pasokan, kata Dodot, Food Station juga berupaya menahan gejolak harga melalui program intervensi pasar. 

"Salah satunya dengan menggelar pasar murah setiap hari di sejumlah titik dengan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau," ungkap dia. 

Dalam program tersebut, lanjutnya, beras dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) bersama komoditas lain seperti minyak goreng, gula, tepung, dan telur ayam.

Dodot memastikan stok beras untuk program pangan bersubsidi juga dalam kondisi mencukupi. Dia menyebut kolaborasi dengan Perum Bulog menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi dan stabilisasi harga beras di Jakarta,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI