Gandeng BNK Bekasi, Komunitas Vape Gelar Test Urine Narkoba

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 28 April 2026 | 13:14 WIB
Komunitas pengguna vape melalui kegiatan “Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia” menginisiasi pelaksanaan test urine narkoba. (SinPo.id/Istimewa)
Komunitas pengguna vape melalui kegiatan “Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia” menginisiasi pelaksanaan test urine narkoba. (SinPo.id/Istimewa)

SinPo.id - Komunitas pengguna vape melalui kegiatan “Halalbihalal Vapers with Therion DNA Indonesia” menginisiasi pelaksanaan test urine narkotika dan obat terlarang (narkoba) secara sukarela. Acara ini dilaksanakan sebagai upaya membangun lingkungan komunitas yang sehat dan bebas narkoba.

Kegiatan yang berlangsung di Wargas, Bekasi ini diikuti oleh 50 konsumen vape yang berpartisipasi secara sukarela. Pelaksanaan test urine dilakukan dengan turut menggandeng Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi sebagai bagian dari kegiatan edukasi serta deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan zat terlarang.

Komunitas menyadari sepenuhnya bahwa lingkungan sosial memiliki peran yang penting dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Terlebih akhir-akhir ini perhatian publik terhadap isu penyalahgunaan vape cukup tinggi.

Sebagai bentuk tanggung jawab bersama komunitas percaya dapat mengambil peran aktif mengedukasi masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

Ketua Pelaksana kegiatan, Enggar Dwi Pambudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi dari kesadaran internal komunitas. 

“Kegiatan ini lahir dari kesadaran kami sebagai komunitas untuk saling menjaga. Upaya pencegahan harus dimulai dari diri sendiri, dan dilakukan secara sukarela dalam lingkungan masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” katanya dalam keterangan pers yang diterima pada Selasa, 28 April 2026.

Sementara itu, Presiden Therion DNA Indonesia, Agung Heri Hartaji, menyampaikan harapannya agar kegiatan positif ini mampu membangun kesadaran di masyarakat untuk turut saling jaga dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika

“Kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai klaim atau pembuktian tertentu. Kami memandangnya sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan mendukung deteksi dini melalui pendekatan yang berbasis partisipasi komunitas.” Jelasnya.

Lebih lanjut, komunitas menilai bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan zat terlarang tidak berhenti pada edukasi formal, tetapi perlu dilanjutkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui kesadaran individu dan tanggung jawab kolektif di berbagai lingkungan, termasuk komunitas.

Perwakilan BNK Bekasi, Flavianus Aka, turut mengapresiasi langkah yang diambil oleh komunitas.

“Inisiatif yang datang dari komunitas secara sukarela seperti ini merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan zat terlarang. Pendekatan berbasis kesadaran dan edukasi perlu terus didorong di berbagai lapisan masyarakat,” ujar dia.

Selain pelaksanaan test urine, kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan zat terlarang atau narkoba serta pentingnya menjaga gaya hidup yang sehat.

Melalui inisiatif ini, komunitas berharap dapat mendukung terciptanya lingkungan sosial yang lebih bertanggung jawab serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan yang edukatif, kolaboratif, dan berbasis kesadaran.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI