Maman Lantik Loto Ginting Jadi Sekretaris Kementerian UMKM Gantikan Arif Rahman
SinPo.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, melantik Loto Srinaita Ginting sebagai Sekretaris Kementerian menggantikan Arif Rahman Hakim, dan Riza Damanik menjadi Deputi Bidang Kewirausahaan setelah sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Mikro.
Menurut Maman, rotasi, penyegaran, dan regenerasi dalam organisasi merupakan hal biasa untuk memperkuat tata kelola birokrasi.
"Selamat kepada Ibu Loto dan Pak Riza atas amanah baru yang diberikan. Saya berharap keduanya dapat memperkuat kinerja Kementerian UMKM serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pengusaha UMKM di tanah air," kata Maman dalam pelantikan di Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Maman memastikan, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi guna mendorong organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan berintegritas. Pengalaman Loto Srinaita Ginting di berbagai instansi pemerintah, diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta tata kelola organisasi di Kementerian UMKM.
"Saya berharap kehadiran Ibu Loto dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki dapat memajukan tata kelola di Kementerian UMKM sebagai kementerian yang terus berkembang," harapnya.
Sementara itu, penugasan Riza Damanik di bidang kewirausahaan diharapkan dapat mempercepat pencapaian target rasio kewirausahaan nasional, sekaligus memperkuat monitoring dan pemetaan akses pembiayaan bagi pengusaha UMKM.
Dalam kesempatan yang sama, Loto Srinaita Ginting menyampaikan optimismenya untuk memperkuat sinergi dengan kementerian/ lembaga guna mewujudkan satu data UMKM yang akurat dan kredibel sesuai arahan Menteri UMKM.
"Sesuai arahan Bapak Menteri UMKM untuk mewujudkan satu data UMKM, kami ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah tidak hanya berpihak kepada pengusaha UMKM, tetapi juga dapat dimonitor dampaknya secara terukur," kata Loto.
Adapun Riza Damanik menegaskan fokus ke depan untuk meningkatkan semangat kewirausahaan sebagai pendorong kenaikan pendapatan per kapita serta memastikan akses pembiayaan yang tepat sasaran bagi sektor-sektor strategis dan produktif.
"Penguatan kewirausahaan menjadi faktor penting dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta mendorong pencapaian target rasio kredit UMKM sebesar 25 persen pada 2029," ujar Riza.
