Vali Nasr: Perang Iran Tunjukkan Batas Kekuatan Militer AS-Israel
SinPo.id - Ilmuwan politik Vali Nasr menilai konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memperlihatkan keterbatasan opsi militer yang dimiliki Washington dan Tel Aviv. Menurut profesor studi Timur Tengah dari Johns Hopkins University itu, satu-satunya jalan yang tersisa adalah solusi diplomatik.
Dalam wawancara bersama Steve Clemons, Nasr menegaskan bahwa perang tidak bisa dijadikan alat untuk memaksa Iran menyerah. “Anda tidak pergi ke meja perundingan untuk menuntut penyerahan. Pihak lain tidak akan menyerah karena mereka belum kalah. Jadi Anda harus membuat kesepakatan,” ujarnya.
Nasr menambahkan, tujuan Iran adalah memastikan AS dan Israel memahami bahwa perang dengan Iran bukanlah hal mudah. “Pesan yang ingin disampaikan Iran adalah bahwa mereka mampu bertahan, dan jalan keluar hanya bisa dicapai melalui diplomasi,” katanya.
Pernyataan ini muncul di tengah negosiasi yang berjalan tidak menentu, dengan kedua pihak saling menuduh melanggar kesepakatan gencatan senjata. Namun, analisis Nasr menegaskan bahwa strategi militer semata tidak cukup untuk menyelesaikan konflik yang telah menelan ribuan korban jiwa.