Mendikdasmen Resmikan 34 Satuan Pendidikan di Banyumas dan Cilacap Hasil Revitalisasi
SinPo.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti meresmikan 30 satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas dan 4 satuan pendidikan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran akan terus berlanjut dan diperluas di tahun 2026. Kedua program itu juga menjadi bagian dari perwujudan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto guna memberikan layanan Pendidikan Bermutu untuk Semua.
“Selain merevitalisasi gedung sekolah dan digitalisasi, kami juga memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) kepada murid PAUD/TK dengan menjangkau lebih dari 880 ribu anak sebesar Rp450 ribu per tahun. Dukungan kepada tenaga pendidik juga diperkuat melalui peningkatan insentif guru honorer dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan yang langsung disalurkan ke rekening masing-masing penerima,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, di Kabupaten Banyumas, dikutip Minggu, 26 April 2026.
Dalam upaya penguatan karakter murid, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa Kemendikdasmen mendukung penuh pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebagian besar penerimanya merupakan peserta didik. Selain itu, dijelaskannya bahwa Kemendikdasmen turut mendukung penerapan budaya sekolah yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) di seluruh satuan pendidikan.
“Dari berbagai program tersebut, kami berharap sekolah tidak hanya menjadi wadah belajar para murid, namun juga menjadi ruang yang aman dan nyaman, rumah kedua bagi murid. Untuk menyukseskan program-program itu tentunya diperlukan sinergi antara banyak pihak sehingga kelak di Kabupaten Banyumas akan lahir generasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” tutup Menteri Abdul Mu’ti.
Apresiasi dan terima kasih diungkapkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas yang menilai program tersebut bukan hanya sekadar membangun fisik gedung sekolah, melainkan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Bupati Kabupaten Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan bahwa pelaksanaan program revitalisasi turut memperkuat kualitas layanan pendidikan di daerahnya dalam rangka meningkatkan pembelajaran yang inklusif, merata, dan berkeadilan. Keterlibatan masyarakat dalam program ini menurutnya juga menjadi nilai strategis yang tidak hanya mempercepat proses pembangunan, namun juga membangun rasa memiliki terhadap sekolah dan memperkuat sikap tanggung jawab dalam proses pembelajaran.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Banyumas sebagai salah satu pusat pendidikan dan pariwisata di Jawa Tengah. Di antaranya melalui program Pasti Sekolah sebagai upaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal memperoleh pendidikan. Dan juga bus sekolah gratis yang diperuntukkan kepada guru dan murid untuk mempermudah akses ke sekolah serta menekan penggunaan kendaraan motor oleh murid,” papar Sadewo.
Pada peresmian ini, Bupati Sadewo turut menegaskan bahwa proses peningkatan mutu pendidikan memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Melalui momentum peresmian ini, saya berharap kolaborasi dalam mewujudkan masa depan pendidikan dapat terus ditingkatkan demi mencetak generasi hebat di Kabupaten Banyumas,” ujar Sadewo.
Pada kesempatan ini, Menteri Abdul Mu’ti meresmikan 30 satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas yang terdiri dari 6 PAUD, 6 SD, 7 SMP, 3 SMA, dan 8 SMK, serta 4 satuan pendidikan Kabupaten Cilacap. Di tahun 2025, Kemendikdasmen juga sukses menyalurkan 1.633 Interactive Flat Panel (IFP) di Kabupaten Banyumas, dengan rincian 535 PAUD, 812 SD, 168 SMP, 36 SMA, 3 SKB, 4 SLB, dan 75 SMK.
