Laporan: Iran Sebabkan Kerusakan 'Ekstensif' pada Pangkalan AS, Biaya Perbaikan Capai Miliaran Dolar

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 26 April 2026 | 02:07 WIB
Iran (pixabay)
Iran (pixabay)

SinPo.id -  Serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah dilaporkan menimbulkan kerusakan jauh lebih parah daripada yang diakui secara publik. NBC News mengutip sumber yang menyebutkan bahwa kerusakan tersebut diperkirakan akan menelan biaya miliaran dolar untuk diperbaiki.

Sejak dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, Teheran telah melancarkan puluhan serangan rudal ke pangkalan AS di tujuh negara Timur Tengah. Target yang diserang mencakup gudang logistik, markas komando, hanggar pesawat, infrastruktur komunikasi satelit, landasan pacu, radar canggih, hingga puluhan pesawat tempur.

Pentagon Bungkam

Pentagon hingga kini belum merinci tingkat kerusakan yang terjadi. US Central Command menolak memberikan komentar terkait hasil penilaian kerusakan. Hal ini memicu ketidakpuasan sejumlah anggota parlemen dari Partai Republik yang menilai pejabat senior Pentagon menutup-nutupi informasi.

“Tidak ada yang tahu apa pun. Dan bukan karena kami tidak bertanya. Kami sudah meminta selama berminggu-minggu, tapi tidak mendapat jawaban, sementara Pentagon justru meminta anggaran rekor tinggi,” ujar seorang staf kongres yang dikutip NBC News.

Implikasi Strategis

Laporan tersebut menyebutkan bahwa biaya perbaikan dan besarnya kerusakan dapat memicu kembali perdebatan mengenai keberadaan pangkalan AS di dekat Iran, mengingat risiko tinggi yang dihadapi.

Konflik ini juga terus mengganggu jalur perdagangan di Selat Hormuz, yang menyalurkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, sehingga menambah tekanan pada pasar energi global.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI