Indonesia Desak PBB Selidiki Serangan Israel yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 26 April 2026 | 00:45 WIB
Lebih dari 112 orang dilaporkan tewas dan 837 orang terluka akibat serangan Israel di Lebanon. (SinPo.id/Al Jazeera)
Lebih dari 112 orang dilaporkan tewas dan 837 orang terluka akibat serangan Israel di Lebanon. (SinPo.id/Al Jazeera)

SinPo.id -  Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A Mulachela, menegaskan bahwa Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menggelar penyelidikan menyeluruh dan transparan atas serangkaian serangan yang menewaskan prajurit TNI di Lebanon.

Indonesia telah kehilangan empat prajurit dalam rentang Maret–April 2026. Terbaru, Praka Rico Pramudia (31) gugur pada Jumat 24 April 2026 setelah sempat dirawat hampir sebulan di rumah sakit Beirut akibat serangan Israel terhadap posisi pasukan perdamaian UNIFIL.

“Serangan terhadap pasukan perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” ujar Nabyl, Sabtu 25 April 2026.

Ia menambahkan, pemerintah Indonesia mendesak PBB melakukan investigasi yang menyeluruh, transparan, dan akuntabel untuk mengungkap fakta serta memastikan pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

Korban Prajurit TNI di Lebanon

29 Maret 2026: Serangan Israel di Adchit Al-Qusayr menewaskan Praka Farizal Romadhon dan melukai Praka Rico Pramudia.

30 Maret 2026: Ledakan bom terhadap konvoi UNIFIL menewaskan Mayor Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan.

24 April 2026: Praka Rico Pramudia meninggal dunia setelah dirawat hampir sebulan.

Sikap Pemerintah Indonesia

Mengutuk keras serangan Israel terhadap pasukan perdamaian UNIFIL.

Menyatakan serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan berpotensi dikategorikan kejahatan perang.

Berkoordinasi dengan PBB dan negara penyumbang pasukan UNIFIL untuk memperkuat perlindungan personel di lapangan.

Menyiapkan proses repatriasi jenazah Praka Rico Pramudia ke Indonesia serta memberikan penghormatan atas jasa almarhum.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI