Stadion Barombong Mangkrak, Audit BPKP Temukan Kerusakan Konstruksi

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 25 April 2026 | 17:58 WIB
Stadion Barombong Makassar (SinPo.id/ Dok. Pribadi)
Stadion Barombong Makassar (SinPo.id/ Dok. Pribadi)

SinPo.id - Pembangunan Stadion Barombong menyisakan sejumlah persoalan serius. Proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu belum juga rampung, bahkan menunjukkan indikasi kerusakan pada struktur bangunan.

Hasil audit konstruksi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengungkap adanya karat dan pengeroposan pada rangka atap tribun timur. Selain itu, ditemukan pula rekahan pada struktur beton stadion.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Soetarmi, mengatakan temuan audit tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk penelusuran lebih lanjut.

“Dapat dijadikan bahan awal untuk pendalaman lebih lanjut,” kata Soetarmi, Sabtu, 25 April 2026.

Menurut Soetarmi, pihaknya masih akan melakukan penelaahan serta pengumpulan data dan bukti untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran hukum dalam proyek tersebut. 

Dia menegaskan, jika ditemukan indikasi tindak pidana, terutama yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara, kasus ini akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Gunardi Ridwan, menilai harus ada pihak yang bertanggung jawab atas proyek yang tak kunjung selesai itu. 

“Pasti harus ada yang bertanggung jawab,” ujar Gunardi. 

Senada dengan itu, Ketua Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Patria Artha Makassar, Bastian Lubis, menyebut mangkraknya proyek tersebut berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah besar.

 “Potensi kerugian negara sangat besar,” kata Bastian. 

Terpisah, Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai proyek yang berhenti di tengah jalan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat dan berpotensi menimbulkan kerugian negara. 

“Bisa jadi ada korupsi di dalamnya, dan yang paling bertanggung jawab pimpinan proyeknya,” ujar dia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI