Jakarta Terapkan Tarif Rp1 Transportasi Umum Hari Ini

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 23 April 2026 | 15:44 WIB
Bus TransJakarta (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Bus TransJakarta (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Rp1 untuk layanan transportasi umum pada 24 April 2026. 

Kebijakan ini diterapkan dalam rangka peringatan Hari Kartini dan Hari Transportasi Nasional, sekaligus mendorong peralihan masyarakat ke angkutan publik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tarif khusus tersebut berlaku selama satu hari penuh, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, untuk layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. 

“Ini kami berikan agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi umum,” ujar Pramono, Kamis, 23 April 2026.

Dia menilai penggunaan transportasi publik menjadi salah satu kunci untuk mengatasi persoalan kemacetan dan polusi udara di Jakarta. Selain itu, menurut Pramono, angkutan umum juga menawarkan efisiensi dari sisi biaya dan waktu perjalanan.

“Beralih ke transportasi publik membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara. Selain itu, lebih hemat biaya, waktu, dan tenaga, serta mendorong gaya hidup sehat,” kata Pramono.

Adapun layanan Mikrotrans, Transjakarta Cares, serta kelompok masyarakat penerima tarif Rp0 tetap mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 160 Tahun 2016.

Adapun data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan tren peningkatan penggunaan transportasi publik. Sepanjang triwulan I 2026, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 112,1 juta orang, naik 7,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 103,8 juta penumpang.

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan, kenaikan jumlah penumpang tersebut didorong berbagai upaya, mulai dari perluasan rute dan armada, peningkatan fasilitas dan infrastruktur, hingga integrasi dan digitalisasi sistem pembayaran serta kampanye penggunaan transportasi publik. 

"Kebijakan tarif Rp1 ini diharapkan semakin mempercepat peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI