Tinjau Sekolah Kristen Yahukimo, Wapres Gibran Tekankan Pemerataan MBG di Wilayah Terpencil

Laporan: Ashar Saiful Rizal
Rabu, 22 April 2026 | 10:50 WIB
Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id) Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id) Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id) Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id) Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id) Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id) Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id)
Wapres Gibran Rakabuming meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo (Ashar/Foto: Setwapres/SinPo.id)

SinPo.id -  Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kristen Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (21 April 2026). Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pemenuhan gizi anak-anak di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah terpencil dan tertinggal. Pada kesempatan itu, Wapres menegaskan pentingnya pemerataan program MBG, khususnya bagi anak-anak di wilayah terpencil agar seluruh siswa mendapatkan asupan gizi yang layak. Saat meninjau langsung di lapangan, Wapres melihat proses distribusi makanan kepada para siswa serta memastikan pelaksanaannya berjalan baik dan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa daerah seperti Yahukimo harus menjadi prioritas dalam implementasi program tersebut.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI