Wagub DKI Jakarta Dorong Mako Satpol PP Terpadu

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 21 April 2026 | 14:56 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (Foto: SinPo.id//Pemprov DKI Jakarta)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (Foto: SinPo.id//Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau Kantor Satpol PP DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 21 April 2026. 

Dalam kunjungan itu, Rano menyoroti kebutuhan pembangunan Markas Komando (Mako) untuk mempercepat respons terhadap aduan masyarakat di tengah dorongan menjadikan Jakarta sebagai kota global.

“Mako ini diperlukan. Lahannya sudah ada dan akan menjadi prioritas. Kita ingin semua pemantauan terpusat, termasuk Command Center. Apalagi Jakarta sedang menuju kota global,” kata Rano di lokasi.

Menurut dia, rencana pembangunan Mako Satpol PP sebelumnya telah masuk dalam penganggaran, namun tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran daerah. 

Rano menilai, kebutuhan tersebut  semakin mendesak seiring meningkatnya kompleksitas pengawasan dan pelayanan publik di Ibu Kota.

“Sebetulnya sudah dianggarkan, lahannya juga sudah ada. Tapi terpaksa ditunda karena efisiensi. Sekarang kita kaji lagi. Kalau ingin menjadi kota global, Satpol PP harus punya pusat komando sendiri karena personel, armada, dan pemantauan CCTV cukup besar,” ujarnya.

Selain Satpol PP, Rano juga menyinggung kebutuhan penguatan fasilitas bagi dinas lain dengan armada besar, seperti Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Dia menilai keterbatasan depo menjadi kendala dalam optimalisasi operasional.

“Dinas yang punya armada besar seperti LH juga perlu depo. Kita tidak punya tempat yang cukup untuk menampung truk dan peralatan. Satpol PP juga sama, armadanya banyak,” katanya.

Lebih jauh, Rano mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong kolaborasi lintas instansi guna meningkatkan kecepatan penanganan situasi darurat. 

Rano mencontohkan integrasi antara BPBD DKI Jakarta dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan sebagai model efisiensi.

“Kita bisa kolaborasi, misalnya BPBD dengan Damkar. Jadi armada selalu siap dan bisa bergerak cepat saat dibutuhkan,” tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI