Nus Kei Tewas Ditikam, Salah Satu Pelaku Adalah Atlet MMA
SinPo.id - Polisi telah meringkus dua pelaku penusukan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Kedua pelaku adalah Hendrikus Rahayaan alias HR (28) dan Finansius Ulukyanan alias FU (39).
Salah satu terduga pelaku penusukan bernama Hendrikus Rahayaan ternyata berlatar belakang atlet tarung bebas atau Mixed Martial Arts (MMA).
"Dua pelaku penusukan korban (Nus Kei) sudah ditangkap, kalau dilihat sepertinya (pelaku HR adalah) atlet (tarung bebas)," kata Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, Senin, 20 April 2026.
Menurut Rian, berdasarkan hasil pendalaman, diduga motif pelaku melakukan aksinya karena dendam pribadi. Di mana pelaku menyakini korban adalah otak pembunuhan saudara pelaku bernma Fenansius Wadanubun alias Dani Hollat, yang tewas dibunuh di Bekasi beberapa tahun lalu.
"Motifnya adalah dendam. Kedua pelaku meyakini bahwa korban merupakan otak di balik pembunuhan saudara mereka didekat apartemen di Bekasi," ucapnya.
Saat ini kasus masih dalam pengembangan dan pendalaman guna untuk mengungkap ada tidaknya keterlibatan pihak-pihak lain. "Kasus masih dalam pengembangan lebih lanjut," ucapnya.
Diketahui, peristiwa penusukan bermula saat Nus Kei baru saja mendarat di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu, 19 April 2026 usai menempuh penerbangan dari Bandara Pattimura, Ambon.
Setibanya di lokasi, ia dijemput oleh pihak keluarga. Beberapa menit berselang, seorang pria bermasker yang mengenakan jaket merah tiba-tiba mendekat dan langsung menikam korban. Dalam kondisi terluka, Nus Kei sempat berupaya berjalan menuju ruang tunggu bandara untuk menyelamatkan diri.
Pihak keluarga bergegas membawa Nus Kei ke rumah sakit sekitar pukul 11.10 WIT. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Nus Kei dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.44 WIT akibat pendarahan parah dan kerusakan pada organ vital.
Hasil pemeriksaan, korban mengalami empat luka tusuk yang berada di bagian dada kanan dan kiri, leher sisi kiri, serta area tulang belakang.
