WSJ: Trump Dikeluarkan dari Situation Room Saat Misi Penyelamatan Pilot F-15 di Iran

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 20 April 2026 | 05:01 WIB
Foto: AP
Foto: AP

SinPo.id -  Laporan eksklusif Wall Street Journal (WSJ) mengungkap Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat dikeluarkan dari Situation Room selama berjam-jam ketika operasi penyelamatan dua pilot F-15 yang jatuh di wilayah Iran berlangsung.

Operasi bernama Epic Fury itu menjadi salah satu misi paling berisiko yang dijalankan Angkatan Udara AS dalam konflik dengan Iran. Kedua awak berhasil diselamatkan, satu pilot segera dievakuasi, sementara seorang perwira sistem senjata bersembunyi lebih dari 24 jam sebelum dijemput pasukan komando AS dalam serangan malam.

Namun, WSJ melaporkan suasana di ruang kendali jauh dari gambaran heroik. Trump disebut panik dan berteriak kepada staf selama berjam-jam, sehingga pejabat militer memutuskan untuk menyingkirkannya dari ruang operasi. “Bayangan krisis sandera Iran 1979 terus menghantui pikirannya,” kata seorang pejabat yang hadir.

Menurut sumber tersebut, Trump hanya diberi informasi pada “momen penting” melalui telepon, bukan secara langsung. Hal serupa juga berlaku bagi Wakil Presiden JD Vance dan Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles.

Gedung Putih tidak mengonfirmasi maupun membantah laporan itu. Juru Bicara Presiden hanya menekankan bahwa Trump “memberikan kepemimpinan berani” dalam operasi tersebut, serta menegaskan komitmen AS mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Misi penyelamatan ini menambah babak dramatis dalam konflik yang terus memanas, dengan blokade Selat Hormuz dan kebuntuan diplomasi masih menjadi isu utama.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI