Tottenham Terpuruk, Ancaman Degradasi Disertai Beban Gaji Pemain yang Membengkak

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 18 April 2026 | 04:18 WIB
Premier League
Premier League

SinPo.id -  Tottenham Hotspur semakin terjerembab dalam krisis setelah kekalahan 0-1 dari Sunderland memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi 14 laga. Situasi ini membuat ancaman degradasi dari Premier League musim 2025/26 kian nyata, terlebih rival seperti West Ham United, Leeds United, dan Nottingham Forest menunjukkan performa impresif.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan suporter mengenai masa depan finansial klub. Meski Chairman Daniel Levy telah menyiapkan skema pemotongan gaji hingga 50 persen jika Spurs turun kasta, sejumlah pemain tetap akan menerima bayaran tinggi di EFL Championship musim depan.

Dua nama yang paling disorot adalah striker Dominic Solanke dan gelandang Conor Gallagher. Solanke, yang dibeli dengan rekor £65 juta pada musim panas 2024, masih akan menerima gaji £70.000 per pekan meski kontribusinya minim. Gallagher bahkan lebih disesalkan, karena didatangkan dari Atletico Madrid dengan biaya besar dan gaji £80.000 per pekan, namun tampil buruk dan gagal memberi dampak positif.

Selain itu, Cristian Romero juga masuk daftar pemain bergaji tinggi dengan hampir £100.000 per pekan. Namun berbeda dengan Solanke dan Gallagher, bek asal Argentina itu masih dianggap layak karena kualitasnya, dan kemungkinan besar akan hengkang jika Spurs benar-benar terdegradasi.

Dengan performa yang terus menurun dan beban finansial yang berat, Tottenham menghadapi masa depan suram. Jika degradasi tak terhindarkan, klub harus melakukan restrukturisasi besar-besaran untuk bertahan di Championship dan mengurangi kerugian akibat gaji pemain yang tidak sebanding dengan kontribusi di lapangan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI