Kemenhub Berduka, Seluruh Penumpang Helikoper Jatuh di Sekadau Dinyatakan Meninggal Dunia
SinPo.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan duka cita mendalam atas musibah jatuhnya pesawat helikopter tipe Airbus Helicopter EC 130 T2 dengan registrasi PK-CFX di kawasan hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Dalam tragedi tersebut, seorang pilot, engineer dan enam penumpang dinyatakan meninggal dunia.
"Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat dan berdasarkan informasi di lapangan, seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dunia," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
Lukman menguraikan, helikopter itu diawaki seorang pilot Capt. Marindra Wibowo, satu orang engineer Harun Arasyid dan enam penumpang, yaitu Mr. Patrick K. (warga negara Malaysia), Mr. Victor T, Mr. Charles L, Mr. Joko C, Mr. Fauzie O, dan Mr. Sugito.
Helikopter tersebut dioperasikan PT Matthew Air Nusantara pada rute Helipad PT Cipta Mahkota (CMA) menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 (GAN1).
Berdasarkan informasi yang diterima,, pesawat lepas landas pada pukul 07.37 WIB untuk kemudian pada pukul 08.39 WIB terdeteksi mengirimkan sinyal darurat di wilayah hutan Kalbar.
Kemudian, pukul 09.15 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak dan pada pukul 10.43 WIB AirNav Indonesia telah menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) sesuai prosedur yang berlaku.
Saat ini, Kemenhub bersama AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan Basarnas serta unsur TNI AU setempat guna proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah dan tidak berspekulasi terkait kejadian ini," tukasnya.
