RUU Pemblokiran Senjata Militer dari AS ke Israel Tak Lolos di Senat

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 17 April 2026 | 11:07 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/AFP)
Ilustrasi. (SinPo.id/AFP)

SinPo.id - Pemungutan suara di Senat Amerika Serikat (AS) untuk memblokir peralatan militer bagi Israel, berakhir dengan kekalahan. Namun, para pembela hak asasi manusia menilai hasil tersebut sebagai peningkatan banyak yang menolak kebijakan terkait Israel.

Pasalnya, mayoritas senator Demokrat mendukung disahkannya RUU yang bertujuan untuk menghentikan penjualan buldoser militer ke Israel. Hanya tujuh senator yang membelot dari partai mereka untuk bergabung dengan mayoritas Republik dalam menggagalkan RUU tersebut dengan suara 40-59.

"Ini kemajuan yang bersejarah," kata Hassan el-Tayyab, direktur legislatif untuk kebijakan Timur Tengah di Friends Committee on National Legislation, sebuah kelompok advokasi perdamaian. Dilansir dari Al Jazeera, Jumat, 17 April 2026.

“Meskipun RUU tersebut tidak lolos, pemungutan suara tersebut memperjelas bahwa mayoritas Senator Demokrat sekarang menentang bantuan tanpa syarat kepada Israel, sejalan dengan pandangan sebagian besar warga Amerika,” imbuhnya.

Menurutnya, RUU tersebut merupakan bentuk upaya dari para senator untuk menghentikan eskalasi konflik di Timur Tengah yang dampaknya telah meluas secara global.

“Ini bukan hanya pemungutan suara tentang penjualan senjata, tetapi juga pemungutan suara menentang eskalasi lebih lanjut, termasuk perang yang lebih luas dengan Iran," ungkapnya.

Adapun RUU yang diajukan oleh Senator progresif Bernie Sanders tersebut, muncul di tengah meningkatnya kemarahan atas konflik dengan Iran, yang dilancarkan oleh Presiden AS Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tanpa otorisasi kongres.

Beberapa senator yang biasanya merupakan pendukung setia Israel termasuk Adam Schiff, Cory Booker, dan Amy Klobuchar, justru mendukung RUU tersebut disahkan. Terlebih buldoser tersebut telah digunakan untuk menghancurkan Gaza dan Lebanon.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI