Barcelona Ajukan Keluhan Kedua ke UEFA, Laporta Sebut Wasit dan VAR 'Memalukan'

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 17 April 2026 | 02:13 WIB
Barcelona
Barcelona

SinPo.id -  Barcelona resmi mengajukan keluhan kedua kepada UEFA terkait kepemimpinan wasit dalam kekalahan mereka di perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid. Blaugrana tersingkir dengan agregat 2-3 dan menilai sejumlah keputusan kontroversial telah merugikan mereka.

Presiden klub, Joan Laporta, menyebut kualitas wasit dan intervensi VAR sebagai “aib” bagi kompetisi. Ia menyoroti beberapa insiden, termasuk kartu merah untuk Pau Cubarsi, dugaan handball Marc Pubill, pengusiran Eric Garcia, potensi penalti untuk Dani Olmo, serta benturan keras antara Fermin Lopez dan Juan Musso.

“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Atletico Madrid. Namun, ini tidak mengubah fakta bahwa kepemimpinan wasit dan VAR kemarin adalah sebuah aib. Tidak bisa ditoleransi,” ujar Laporta.

Dalam pernyataan resmi klub, Barcelona menegaskan bahwa kesalahan wasit bukan sekadar insiden kecil, melainkan berdampak langsung pada jalannya pertandingan dan hasil akhir. Klub juga menilai keputusan-keputusan tersebut menimbulkan kerugian besar, baik secara olahraga maupun ekonomi.

Selain menuntut keadilan atas kasus ini, Barcelona juga mendorong reformasi sistem perwasitan di Eropa. Mereka menawarkan kerja sama dengan UEFA untuk meningkatkan standar, transparansi, dan penerapan hukum permainan yang lebih adil.

Dengan langkah ini, Barcelona menegaskan posisinya sebagai salah satu klub yang paling vokal dalam menuntut perbaikan sistem VAR dan wasit di kompetisi elite Eropa.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI