Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, 7 Korban Ditemukan Tewas, Evakuasi Dilanjutkan Pagi Ini
SinPo.id - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan lokasi jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026). Dari delapan orang yang berada di dalam helikopter, tujuh korban ditemukan meninggal dunia.
Operasi pencarian melibatkan unsur TNI dari Kodim dan Yon TP 833 Bumi Daranante, Polres Sekadau, Basarnas, BPBD, KPH, Damkar, serta masyarakat setempat. Komandan Kodim 1204/Sanggau, Letkol Nurrachman Gindha Dradhizya, menyebut tim telah mengevakuasi empat jenazah, sementara tiga lainnya masih berada di dalam badan helikopter.
“Empat jenazah sudah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong mayat. Sementara tiga jenazah lainnya masih berada di dalam badan helikopter,” ujarnya, Kamis malam.
Namun, proses evakuasi terpaksa dihentikan sementara karena kondisi gelap dan medan terjal. Kabag Ops Polres Sekadau, Sugianto, menegaskan tim berada di lereng curam sekitar 50 meter dari titik jatuhnya helikopter, sehingga berisiko tinggi jika evakuasi dipaksakan malam hari.
Operasi akan dilanjutkan Jumat pagi dengan skala lebih besar, termasuk penggunaan perlengkapan khusus seperti rappelling dan hoisting dari Yonko 466 Kopasgat. Tim juga menunggu tambahan peralatan untuk memotong puing helikopter agar bisa mengeluarkan jenazah yang masih terjebak di dalam.
Berdasarkan manifes, helikopter tersebut mengangkut delapan orang: dua kru yakni Capt. Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB), serta enam penumpang — Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito. Identitas resmi korban masih menunggu konfirmasi pihak berwenang.
Fokus utama tim saat ini adalah mengevakuasi seluruh korban dan mengamankan lokasi kejadian sebelum investigasi lebih lanjut dilakukan.
