Tiga PPSU Kena SP1, Pramono Beri Ultimatum

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 15 April 2026 | 17:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi kesempatan terakhir kepada tiga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang terbukti mengunggah laporan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) menggunakan kecerdasan buatan (AI). Ketiganya telah dijatuhi surat peringatan pertama (SP1).

Pramono mengatakan telah bertemu langsung dengan ketiga petugas tersebut usai town hall meeting bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Rabu, 15 April 2026. Dalam pertemuan itu, dia menegaskan posisi mereka berada di ujung batas toleransi.

“Ada tiga orang yang sudah mendapatkan SP1 dan tadi secara pribadi tiga-tiganya saya temuin. Ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka kalau memang masih ingin bekerja di DKI Jakarta,” kata Pramono, Rabu, 15 April 2026.

Dia menegaskan, pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan lebih tegas jika pelanggaran serupa kembali terjadi. Menurut dia, praktik manipulasi laporan tidak bisa ditoleransi karena menyangkut kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.

Adapun langkah pembinaan tidak hanya menyasar petugas lapangan. Pramono juga menjatuhkan sanksi kepada jajaran atasan yang dinilai lalai dalam pengawasan. Dua kepala seksi serta Lurah Kalisari dibebastugaskan untuk menjalani pembinaan lebih lanjut.

“Untuk atasannya, dari kepala seksi hingga lurah, kami bebastugaskan,” ujar Pramono.

Kasus ini menjadi sorotan dalam upaya Pemprov DKI memperbaiki tata kelola pelayanan berbasis digital. Pramono menekankan pentingnya integritas dalam penggunaan aplikasi pelaporan seperti JAKI, yang seharusnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Dalam arahannya kepada seluruh PPSU, dia mengingatkan agar kejadian serupa tidak terulang. Pramono juga menekankan pentingnya kerja kolektif dalam membangun Jakarta.

“Saya tidak bisa bekerja sendirian. Semua harus berkolaborasi untuk membuat Jakarta menjadi lebih baik,”  tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI