Wujudkan Perdamaian di Timur Tengah, Tiongkok: Supremasi Hukum Internasional Harus Ditegakkan

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 15 April 2026 | 10:51 WIB
Presiden Tiongkok Xi Jinping. (SinPo.id/Lintao Zhang/Getty Images)
Presiden Tiongkok Xi Jinping. (SinPo.id/Lintao Zhang/Getty Images)

SinPo.id - Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan, supremasi hukum internasional harus ditegakkan agar perdamaian dan stabilitas dapat terwujud di Timur Tengah. Pernyataan tersebut merupakan bentuk kecaman terhadap perang AS-Israel di Iran.

Meskipun Beijing telah berulang kali mengkritik kampanye AS-Israel sebagai ilegal, Xi hanya sedikit berkomentar secara publik tentang konflik tersebut. 

Namun ia telah berencana mengadakan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pertemuan yang diperkirakan akan berlangsung di Beijing bulan depan.

"Supremasi hukum tidak dapat 'digunakan ketika menguntungkan dan diabaikan ketika tidak menguntungkan'," kata Xi kepada Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, putra mahkota Abu Dhabi yang sedang berkunjung ke Tiongkok, dilansir dari CNA, Rabu, 15 April 2026.

Selain itu, pihaknya berjanji bahwa Tiongkok akan memainkan peran konstruktif dalam mempromosikan pembicaraan perdamaian di Timur Tengah.

Dalam pertemuan tersebut Xi juga mengusulkan empat poin sebagai cara untuk mendorong perdamaian di kawasan tersebut, salah satunya menjaga kedaulatan dan keamanan negara-negara Timir Tengah.

"Kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial negara-negara Teluk di Timur Tengah harus dihormati dengan tulus. Menjaga otoritas aturan hukum internasional tidak bisa berarti 'gunakan saat menguntungkan, hilangkan saat tidak menguntungkan'," ungkapnya.

Meskipun tidak menjelaskan secara rinci, Xi juga menekankan perlunya menjaga tatanan dunia berbasis PBB dan berkoordinasi dalam isu-isu keamanan, serta pembangunan.

 

Foto: Getty Images

BERITALAINNYA
BERITATERKINI