PBB Minta Israel Hentikan Serangan di Gaza dan Pengusiran Paksa Penduduk di Tepi Barat

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 14 April 2026 | 08:27 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/UNRWA)
Ilustrasi. (SinPo.id/UNRWA)

SinPo.id - Para ahli PBB telah kembali menyerukan agar Israel mengakhiri serangannya terhadap pengungsi Palestina di Gaza serta tindakan pengusiran paksa di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR), para ahli merinci beberapa insiden pada bulan Maret di mana serangan udara Israel membakar tenda-tenda pengungsi Palestina di Gaza, menewaskan banyak orang.

“Siklus pengusiran, teror, dan serangan yang ditargetkan ini memiliki tujuan utama: untuk membuat hidup tidak tertahankan bagi warga Palestina dan memaksa mereka secara permanen meninggalkan tanah mereka,” kata pernyataan tersebut dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 14 April 2026.

“Sebagian besar penduduk Gaza telah beberapa kali mengungsi, yang sama dengan pemindahan paksa. Menargetkan daerah-daerah yang diketahui menampung pengungsi sipil merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional," imbuhnya.

Para ahli mencatat bahwa warga sipil di tenda dan tempat penampungan sementara sudah mengalami risiko kesehatan yang serius, termasuk kelaparan, kedinginan, banjir, dan kurangnya layanan dasar. 

Selain itu, mereka juga mencatat adanya peningkatan tajam pengungsian paksa warga Palestina di Tepi Barat oleh tentara Israel yang didukung pemerintah.

"Ini termasuk serangan harian yang mengakibatkan pembunuhan, cedera, dan pelecehan terhadap perempuan dan anak-anak, serta penghancuran luas rumah-rumah, lahan pertanian, dan mata pencaharian warga Palestina," ungkapnya.

Bahkan menurut laporan Kantor Hak Asasi Manusia PBB, lebih dari 36.000 warga Palestina telah mengungsi secara paksa di tengah perluasan aktivitas pemukiman ilegal pada tahun 2025.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI