Narasi 'Chaos' Tak Sesuai Realita, HIPMI Pastikan Stabilitas Nasional Terjaga
SinPo.id - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memastikan, kondisi ekonomi nasional tetap stabil di tengah dinamika global dan perkembangan berbagai isu di ruang publik. Narasi mengenai potensi kekacauan atau "chaos" di Indonesia, tidak mencerminkan kondisi sebenarnya dan berpotensi menyesatkan persepsi publik.
"Kami melihat langsung di lapangan, aktivitas ekonomi berjalan normal, pusat-pusat perdagangan hidup, distribusi logistik lancar, dan pelaku usaha tetap beroperasi dengan baik. Jadi kalau ada narasi chaos, itu tidak sesuai dengan realitas yang kami rasakan," kata Ketua HIPMI Bidang Sinergitas Danantara, BUMN dan BUMD, Anthony Leong, Minggu, 12 April 2026.
Anthony menjelaskan, berbagai indikator menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Daya beli masyarakat masih terjaga, harga kebutuhan pokok terkendali, serta kebijakan pemerintah dalam menjaga harga energi memberikan kepastian bagi dunia usaha.
"Kalau kita bicara ekonomi, yang paling terasa itu stabilitas harga dan kepastian kebijakan. Saat ini itu ada. BBM subsidi tetap terjaga, inflasi relatif terkendali, dan ini sangat membantu dunia usaha untuk tetap bergerak," ujarnya.
Menurut Anthony, momentum sosial seperti arus mudik dan perayaan hari besar keagamaan yang berjalan lancar juga menjadi indikator penting bahwa kondisi nasional dalam keadaan baik.
"Arus mudik yang berjalan lancar dua tahun berturut-turut itu bukan hal kecil. Itu menunjukkan kesiapan infrastruktur, koordinasi pemerintah, dan stabilitas sosial yang terjaga. Ini sinyal kuat bahwa negara dalam kondisi terkendali," katanya.
Anthony juga mengapresiasi komunikasi publik yang dilakukan pemerintah. Peran Sekretariat Kabinet cukup sentral dalam menjaga kejelasan informasi di tengah berbagai isu yang berkembang.
"Kami juga melihat peran Sekretariat Kabinet sangat penting dalam memastikan komunikasi pemerintah tersampaikan dengan baik. Apa yang disampaikan ke publik menjadi lebih jelas, terukur, dan mampu meredam kekhawatiran. Sangat baik dan clear dalam menyampaikan narasi pemerintah secara lugas dan menenangkan. Harapannya masyarakat bisa menerima informasi yang terverifikasi juga," katanya.
Lebih lanjut, Anthony menegaskan, dunia usaha membutuhkan stabilitas dan kepastian sebagai fondasi utama untuk tumbuh. Dengan kondisi saat ini, HIPMI melihat kepercayaan pelaku usaha terhadap ekonomi nasional masih tinggi.
"Kami di HIPMI tetap optimistis. Selama stabilitas dijaga dan kebijakan konsisten, pelaku usaha akan terus bergerak, investasi akan tetap masuk, dan lapangan kerja akan terus tercipta," tegas Bakal Calon Ketua Umum BPP HIPMI itu.
