Gandeng LPDP, Pemprov DKI Siapkan Skema Beasiswa Luar Negeri
SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan skema beasiswa luar negeri melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai bagian dari strategi memperluas akses pendidikan tinggi. Pada tahap awal, sebanyak 100 mahasiswa ditargetkan berangkat melanjutkan studi ke luar negeri.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan program tersebut tidak sekadar pengiriman mahasiswa, melainkan upaya afirmatif bagi warga lokal, terutama kelompok yang selama ini dinilai belum optimal terjangkau program pendidikan global.
“Pada tahap awal, kami akan mengirim kurang lebih 100 mahasiswa. Dari situ saya akan memberikan kuota untuk anak-anak Betawi dan anak Jakarta,” ujar Pramono dalam keterangannya dikutip Minggu, 12 April 2026.
Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang lebih berfokus pada bantuan pendidikan dalam negeri, Pramono menyebut, kebijakan ini diarahkan untuk mendorong mobilitas akademik internasional sebagai instrumen peningkatan daya saing sumber daya manusia ibu kota.
Pemprov DKI, kata Pramono, tidak dapat menjalankan program ini secara mandiri. Karena itu, koordinasi intensif dengan LPDP pusat dilakukan guna menyusun mekanisme teknis hingga pendanaan. Dalam sepekan terakhir,lanjut dia, pembahasan disebut telah memasuki tahap finalisasi.
“Mengenai LPDP, saya sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan LPDP Pusat. Minggu ini juga ada jajaran Balai Kota merumuskan bagaimana LPDP ini bisa dilakukan dan sudah ada jalan keluar,” tuturnya.
Selain skema kolaboratif tersebut, menurut dia pemprov juga berencana membentuk LPDP Jakarta sebagai instrumen beasiswa daerah. Program ini akan melengkapi bantuan pendidikan yang sudah berjalan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Namun, perluasan kebijakan tidak hanya menyasar luar negeri. Pramono mengatakan, Pemprov DKI juga memperluas cakupan KJP dan KJMU hingga jenjang pascasarjana, yang sebelumnya terbatas pada strata satu.
“Baik KJP maupun KJMU sekarang sudah bisa untuk S2 dan S3. Tetapi, untuk ke luar negeri memang harus melalui LPDP,” tandasnya.
