Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 2,5 Km
SinPo.id - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi berupa luncuran awan panas pada Sabtu 11 April 2026 malam. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi tercatat dengan amplitudo maksimal 22 milimeter dan berlangsung selama 4 menit 1 detik.
Letusan disertai asap setinggi 1.500 meter di atas puncak kawah. Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menyebut awan panas mulai terekam pukul 20.47 WIB dengan jarak luncur mencapai 2,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan.
Saat ini, luncuran awan panas telah berhenti. Namun BPBD menyiagakan tim reaksi cepat (TRC) untuk mengantisipasi jika aktivitas kembali meningkat dan mendekati permukiman dalam radius 8 kilometer dari puncak.
Isnugroho mengingatkan, meski tidak ada dampak langsung dari erupsi kali ini, tumpukan material di lereng Semeru berpotensi terbawa banjir lahar hujan apabila curah hujan tinggi. “Kalau kita lengah, bahaya dari banjir lahar bisa membahayakan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru,” ujarnya.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, juga mengimbau warga tetap tenang sambil memantau informasi resmi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru. “Jarak luncurnya masih pada radius aman, warga sudah tahu harus apa. Harapannya tidak ada hujan deras sehingga memicu banjir lahar,” kata Indah.
