Transjakarta B11 Kembali Beroperasi ke Bekasi

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 11 April 2026 | 19:23 WIB
Pemprov DKI Jakarta berencana akan menaikkan tarif bus Transjakarta pasca DBH dipotong (Ashar/SinPo.id)
Pemprov DKI Jakarta berencana akan menaikkan tarif bus Transjakarta pasca DBH dipotong (Ashar/SinPo.id)

SinPo.id - PT Transportasi Jakarta kembali mengoperasikan pemberhentian rute B11 hingga kawasan Summarecon Bekasi mulai Sabtu, setelah sebelumnya sempat dihentikan akibat perbaikan jalan.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan pengoperasian kembali halte tersebut diharapkan meningkatkan mobilitas warga Bekasi. 

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan terintegrasi. Dengan kembalinya layanan ini, mobilitas masyarakat dapat semakin optimal,” kata Ayu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 11 April 2026.

Adapun pengaktifan kembali titik Summarecon Bekasi menandai berakhirnya penyesuaian rute yang diberlakukan sejak 7 Februari 2026. Saat itu, Transjakarta menghentikan sementara layanan menuju kawasan tersebut karena adanya proyek perbaikan jalan oleh pihak terkait.

Selama masa penyesuaian, penumpang rute B11 (Summarecon Bekasi–Cawang) harus melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain dari dan menuju halte terdekat di Tol Bekasi Barat. Kebijakan itu sempat menuai keluhan pengguna karena menambah waktu tempuh dan biaya perjalanan.

Kini, dengan rampungnya pekerjaan infrastruktur, seluruh titik pemberhentian kembali dilayani. Untuk arah Cawang, halte yang dilintasi meliputi Summarecon Bekasi, RS Mitra Keluarga 1, Kayuringin 1, Mega Mall Bekasi, Tol Barat 2, Jatibening 1, Pool Taksi Cawang, hingga BNN 2. 

Adapun arah sebaliknya mencakup BNN 2, Jatibening 2, Kayuringin 2, RS Mitra Keluarga 2, Bandar Djakarta Bekasi, dan kembali ke Summarecon Bekasi.

Ayu menyatakan pengembalian rute ini bukan sekadar normalisasi layanan, melainkan bagian dari upaya menjaga konektivitas kawasan penyangga Jakarta. 

"Perusahaan juga mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan yang memungkinkan operasional kembali berjalan penuh," tandas Ayu. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI