Delegasi Iran Tiba di Islamabad untuk Perundingan Damai dengan AS

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 11 April 2026 | 05:35 WIB
Iran (pixabay)
Iran (pixabay)

SinPo.id -  Delegasi negosiasi Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf tiba di Islamabad, Pakistan, Jumat 10 April 2026, menandai dimulainya fase diplomatik krusial dalam upaya mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat. Media Iran melaporkan bahwa pembicaraan hanya akan berlangsung jika Washington menerima prasyarat yang diajukan Teheran.

Delegasi tersebut terdiri dari sejumlah pejabat tinggi politik, militer, dan ekonomi, termasuk Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional Ali Akbar Ahmadian, Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati, serta mantan komandan IRGC Mohammad Bagher Zolghadr. Beberapa anggota parlemen Iran juga turut serta.

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengonfirmasi kedatangan delegasi Iran dan menyatakan harapan agar semua pihak dapat berunding secara konstruktif.

Iran menegaskan bahwa gencatan senjata harus mencakup penghentian serangan Israel terhadap Hezbollah di Lebanon serta pembebasan aset Iran yang dibekukan akibat sanksi. Ketidakjelasan mengenai tuntutan tersebut menimbulkan keraguan apakah perundingan yang dijadwalkan Sabtu dapat berjalan lancar.

Sementara itu, delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner juga berangkat ke Islamabad. Gedung Putih menyatakan skeptis bahwa pembicaraan akan segera membuka kembali Selat Hormuz, sementara pihak Iran menekankan perlunya jaminan terkait Lebanon dan sanksi sebelum negosiasi dimulai.

Perundingan ini disebut sebagai pertemuan tingkat tertinggi antara AS dan Iran sejak Revolusi Islam 1979, yang telah menandai puluhan tahun permusuhan. Namun, perbedaan besar masih mengemuka: Iran menuntut pencabutan sanksi dan pengakuan atas otoritasnya di Selat Hormuz, sementara AS menekan agar Teheran menyerahkan stok uranium, menghentikan pengayaan, dan mengakhiri dukungan terhadap sekutu regional.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI